Dan inilah salah satu alasan gw untuk selalu beli kebutuhan pokok di warung tetangga, lebih mahal memang tapi insya Allah lebih barokah *lap ingus*

Catatanku

Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat saya selalu melihat seorang bapak tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun bapak itu tetap menjual amplop. Mungkin bapak itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.

Kehadiran bapak tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku itu menimbulkan rasa iba. Siapa sih yang mau membeli…

Lihat pos aslinya 693 kata lagi

11 thoughts on “

  1. Heri Purnomo

    saya jarang nangis. tapi kali ini air mata deres ngalirnya saat baca tulisan ini.
    kagum dengan ketegaran hidup pak Tua ini, mental kita belum tentu bisa setegar itu..
    semoga rejekinya barokah.. amin.
    makasih emak 🙂 sudah mengetuk hati ini hingga menjadi lembut..

    Balas
  2. Indah Kurniawaty

    Jadi inget Nenek Istiqomah yang gw dan Mbak Rina kenal di Bekasi Timur.
    Dan melihat cerita kayak gini, yang bikin gw sebel setengah mati sama orang (terutama yang masih muda) yang suka mo gampang, bikin shortcut dalam nyari uang.

    Hidup itu memang gak gampang, Men ! Yang tua aja masih coba survive, masa kita yang masih muda, masih punya banyak tenaga, pikiran masih fresh, kalah sama yang udah sepuh, ya gak sih ?
    Tapi yang penting Barokah.
    *gw jadi meleleh*
    **maap masih #gagalmoveon! MUAH!!*

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s