Suatu Pagi di Benhil

” Mas tolong kita difotoin dong”

Setelah klak-klik kemudian,

” Yaah goyang dikit hasilnya, gapapa deh upload aja dari pada enggak”

Serapat-seruput kemudian,

” Makin dewasa anak makin lama waktunya dihabiskan di mobil, makanya perlu dibeliin mobil sendiri. Anak ku yang besar tak beliin sedan biar nyaman sekalian”

Semua perkataan ini keluar dari ibu-ibu 50 tahunan yang kebetulan sarapan bareng gw di tukang soto mie.

Moral of the story :

Jangan suka nguping makanya ti, hampir keselek soto mie kan jadinya πŸ˜€

22 thoughts on “Suatu Pagi di Benhil

    1. emaknyashira Penulis Tulisan

      Gagal maning gagal maning latian uptimenya mba πŸ˜€
      Ibu-ibu Benhil kan emang tajir-tajir mba luluk, rumahnya aja di Benhil yang kalo dijual bisa beli 20 rumah sederhana.

      Balas
  1. leonyhalim

    Mestinya, lu dengan muka kalem, tanya begini: “Bu, anaknya LEBIH LAMA DI MOBIL YA ?…. Bu, anaknya NAIK MOBIL SEDAN YA?…”

    Terakhir lu tanya: “Bu, anak ibu sopir TAKSI ya?” Hahahahahaha…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s